EVupdate

Penjelasan · 7 menit baca

Mobil listrik terjangkau untuk pemakaian dalam kota

Tiga pilihan di segmen paling terjangkau, dan apa yang benar-benar berbeda di antaranya.

Diterbitkan 6 Februari 2026

Angka dasarnya

Wuling Aira EV 25,1 kWh membawa baterai 25,1 kWh dengan klaim 301 km (CLTC); Wuling BinguoEV Premium Range membawa baterai 37,9 kWh dengan klaim 410 km (CLTC); Neta V membawa baterai 38,54 kWh dengan klaim 380 km (NEDC).

Ketiganya diuji pada standar yang berbeda — CLTC untuk dua model Wuling dan NEDC untuk Neta V — sehingga angka jarak tempuhnya tidak dapat dijajarkan begitu saja.

Untuk pemakaian kota

Pada rute dalam kota dengan kecepatan rendah dan sering berhenti, mobil listrik justru bekerja pada kondisi terbaiknya. Konsumsi energi per kilometer di kota umumnya lebih rendah dibanding di jalan tol.

Artinya, untuk pemakaian yang benar-benar hanya dalam kota, kapasitas baterai yang lebih kecil sering sudah memadai, dan selisih harga bisa dialihkan ke pemasangan pengisian daya di rumah.

Pengisian di rumah menentukan

Untuk segmen ini, kemampuan mengisi daya dari listrik rumah lebih menentukan pengalaman harian dibanding daya pengisian DC. Mobil yang dipakai 40 km sehari cukup diisi semalam pada daya rendah.

Pastikan daya listrik rumah Anda memadai sebelum membeli, dan hitung ulang biaya penambahan daya jika perlu.

Konsumsi energi menurut angka klaim

Membagi kapasitas baterai dengan klaim jarak tempuh memberi gambaran kasar konsumsi energi: Wuling Aira EV 25,1 kWh sekitar 8,3 kWh per 100 km menurut angka CLTC; Wuling BinguoEV Premium Range sekitar 9,2 kWh per 100 km menurut angka CLTC; Neta V sekitar 10,1 kWh per 100 km menurut angka NEDC.

Perbandingan yang sah hanya di dalam standar yang sama: Wuling Aira EV 25,1 kWh dan Wuling BinguoEV Premium Range sama-sama diuji CLTC. Konsumsi nyata di jalan hampir selalu lebih tinggi daripada hasil pembagian ini, karena angka jarak tempuh laboratorium dicapai pada kondisi yang tidak menyerupai lalu lintas harian.